Ayat Kursi atau āyatul kursī adalah ayat ke-255 dari Surah Al-Baqarah. Meskipun tidak ada keterangan dalam al-Quran tentang keutamaan ayat kursi, akan tetapi ayat kursi merupakan sebagian dari ayat al-Quran yang di dalamnya memiliki keistimewaan sebagai ayat yang penting. Isi Ayat Kursi tentang keesaan Allah serta kekuasaan Tuhan
KeutamaanPuasa. Muhammad Abduh Tuasikal, MSc May 7, 2014. 8 54,619 6 minutes read. Ramadhan sebentar lagi akan menghampiri kita. Saat ini Rumaysho.Com mulai kembali mengangkat tema-tema Ramadhan dan Puasa, moga bermanfaat sebagai bekal ilmu. Di antara keutamaan ibadah puasa adalah: 1. Puasa adalah Jalan Meraih Takwa. Allah Ta’ala
Tentusaja ada banyak keutamaan lainnya yang akan dijelaskan di bawah ini. Manfaat Ayat Kursi 1 . Ayat Kursi merupakan pusat atau sumber semua ayat dalam Al-Qur'an. 2. Jika kita baca ayat kursi dan dilanjutkan dengan membaca tiga ayat pertama surat Al-Mu'min pada pagi hari, maka Allah menjaga pembacanya itu sampai sore.
MenuUtama. Beranda; Profil Menu Toggle. Tentang; Program; Susunan Organisasi; Portofolio; Informasi Menu Toggle. Kerja Sama Filantropi melalui CSR
5Cara Allah SWT Memberi Rezeki pada Hambanya Health and Lifestyle 5 Keutamaan Mengulang Doa dalam Islam, Dapat Pahala Berkali-kali Health and Lifestyle 6 Kumpulan Doa untuk Orang yang Sudah Meninggal Health and Lifestyle 5 Doa agar Mimpi Kamu Bisa Terwujud, Amalkan saat Salat! Health and Lifestyle Perlu Tahu!
Setidaknyaada delapan keutamaan surat Yasin yang disampaikan ulama. Keutamaan Membaca Surat Yasin, Apa Saja? Jumat , 08 Oct 2021, 13:45 WIB (pusatnya), adapun hatinya Alqur’an adalah surat Yasin, dan barang siapa yang membaca surat Yasin maka Allah akan memberi pahala seperti pahala membaca Alqur’an 10 kali.” (HR Imam Tirmidzi
Apasajakah keutamaan dari bersedekah? Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.” (QS. Saba’ ayat 39) Rosulullah Sholallahu Alaihi Wassalam bersabda : Tidak ada orang yang memberi maaf kepada orang lain, melainkan Allah akan menambah kemuliaannya.
Tentangkeutamaan puasa ramadhan itu dijelaskan dalam Kitab Fadhail Al-Asyhur Ats-Tsalatsah yang ditulis oleh Syekh Muhammad bin Ali bin Husein bin Musa bin Babawayh Al Qumi. Bagi umat Islam yang berpuasa di bulan suci ini, maka bisa menyimak apa saja keutamaan puasa ramadhan yang diterangkan dalam kitab tersebut.
Lalu apa saja keutamaan bersedekah di hari Jumat? Berikut 15 keutamaan yang bisa diraih: Beliau memberi kesaksian bahwa Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah –Qaddasallahu ruhahu- apabila keluar shalat Jum’at membawa roti atau selainnya yang ada di rumahnya lalu menyedekahkannya secara sembunyi-sembunyi di jalan yang dilaluinya.
AlBukhari) Dilansir About Islam, Muharram disebut demikian karena merupakan bulan yang suci dan untuk menegaskan kesuciannya (bulan Muharram). Allah (swt) berfirman: “Maka janganlah kamu menganiaya dirimu di dalamnya”, yang artinya janganlah kamu menganiaya dirimu sendiri di bulan-bulan suci ini, karena dosa di bulan-bulan tersebut lebih
6qnxAw. Memberi makan orang yang berpuasa memiliki begitu banyak keutamaan, apalagi saat bulan Ramadhan seperti saat ini, dimana pahala yang akan didapatkan akan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Belum lagi di tambah dengan masa pandemi yang membuat kondisi Saat ini perhatian semua orang sedang terfokus kepada virus corona. Bagaimana tidak, virus yang semula muncul pada tahun 2019 ini sudah ditetapkan statusnya sebagai pandemi oleh badan kesehatan dunia WHO karena telah menyerang banyak sekali manusia di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB Republik Indonesia sendiri memprediksi, jika wabah ini terus berlanjut hingga 29 Mei mendatang, artinya kita akan melewati bulan suci bagi seluruh muslim di dunia yaitu Ramadhan. Hal ini tentunya menjadi sebuah keresahan tersendiri mengingat kejadian seperti ini sangat jarang terjadi. Namun, sebagai seorang muslim kita tidak boleh lengah, jangan sampai sebuah wabah menjadikan lalai dalam beribadah. Setelah kita semua berusaha dengan maksimal, harus juga disertai dengan bertawakal kepada Allah. Tetap melaksanakan shalat dengan tata cara yang sesuai dengan imbauan Majelis Ulama Indonesia MUI dan para ulama, dan tidak lupa juga tetap bersedekah dengan harta yang kita miliki. Pahala memberi makan orang puasa Pahala memberi makan orang puasa1. Memberi Makan Orang Berpuasa Pahalanya Sama dengan Orang yang Berpuasa2. Salah Satu Jalan Menuju Surga3. Shalat, Puasa dan Sedekah Dapat Mengantarkan pada Ridha Allah4. Sedekah akan Menyelamatkan Seseorang dari Panasnya Hari Kiamat5. Sedekah akan Menambah Berkah Harta6. Sedekah akan Meredam Murka Allah7. Sedekah akan Memadamkan Dosa8. Mendapat Berkah dari Doa Orang yang Berpuasa Berhubung Ramadhan sudah dekat, selain wajib berpuasa bagi setiap orang beriman, ada lagi satu ibadah sederhana yang apabila kita lakukan, maka akan mendapat pahala sangat banyak. Ibadah tersebut adalah bersedekah dengan memberi makan orang yang berpuasa. Apa saja sih keutamaannya? Berikut ada 8 keutamaan memberi makan orang berpuasa yang sudah kami rangkum untuk Sahabat semuanya. Dibaca hingga akhir ya, Sahabat 1. Memberi Makan Orang Berpuasa Pahalanya Sama dengan Orang yang Berpuasa Siapa yang tidak ingin dengan hanya sekali puasa, tapi pahala puasanya dobel? Nah, kalau Sahabat ingin seperti itu, satu kegiatan ini cocok banget untuk kamu aplikasikan. “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” HR. Tirmidzi no. 807, Ibnu Majah no. 1746, dan Ahmad 5 192. Bukankah, hal tersebut begitu menguntungkan? 2. Salah Satu Jalan Menuju Surga Tak perlu bingung mencari cara biar bisa dapat tiket surga. Nah, salah satu bekalnya adalah dengan memberi makan orang yang berpuasa. Apalagi jika dilengkapi dengan ikut berpuasa juga, melaksanakan shalat malam dan selalu berkata jujur dalam setiap aktivitasnya. “Sesungguhnya di surga terdapat kamar-kamar yang mana bagian luarnya terlihat dari bagian dalam dan bagian dalamnya terlihat dari bagian luarnya.” Lantas seorang Arab baduy berdiri sambil berkata, “Bagi siapakah kamar-kamar itu diperuntukkan wahai Rasululullah?” Nabi shallallahu alaihi wa sallam menjawab, “Untuk orang yang berkata benar, yang memberi makan, dan yang senantiasa berpuasa dan shalat pada malam hari di waktu manusia pada tidur.” HR. Tirmidzi no. 1984 3. Shalat, Puasa dan Sedekah Dapat Mengantarkan pada Ridha Allah Ibnu Rajab Al-Hambali menyatakan, “Puasa, shalat dan sedekah mengantarkan orang yang mengamalkannya pada Allah. Sebagian salaf sampai berkata, Shalat mengantarkan seseorang pada separuh jalan. Puasa mengantarkannya pada pintu raja. Sedekah nantinya akan mengambilnya dan mengantarnya pada raja.’“ Lathaif Al-Ma’arif, hlm. 298 Hayo, apa engga semakin termotivasi? 4. Sedekah akan Menyelamatkan Seseorang dari Panasnya Hari Kiamat Setiap orang nantinya akan mendapat naungan dari amal baiknya di padang mahsyar hingga ia mendapatkan keputusan. Nah, salah satu kebaikan yang bisa kamu lakukan adalah bersedekah dengan cara memberi makan orang yang berpuasa. Sederhana bukan? 5. Sedekah akan Menambah Berkah Harta “Sedekah tidaklah mengurangi harta.” HR. Muslim, no. 2588. Dijelaskan oleh Imam Nawawi, maksud dari hadits di atas adalah Harta tersebut akan diberkahi dan akan dihilangkan berbagai dampak bahaya padanya. Kekurangan harta tersebut akan ditutup dengan secara bentuk harta tersebut berkurang, namun kekurangan tadi akan ditutup dengan pahala di sisi Allah dan akan terus ditambah dengan kelipatan yang amat banyak. Syarh Shahih Muslim, 16 128 6. Sedekah akan Meredam Murka Allah Sedekah menjadikan Allah lebih sayang kepada seorang manusia dan meredam murkanya Allah. Masa sih kamu gamau disayang oleh Allah? Caranya pun gampang, salah satunya dengan memberi makan orang berpuasa. 7. Sedekah akan Memadamkan Dosa Sahabat pasti tahu kan kalau air itu bisa memadamkan api? Nah seperti itu juga dengan sedekah. Sedekah itu ibaratkan air, dan dosa itu ibaratkan api. Dengan sedekah memberi makan orang berpuasa, bisa memadamkan dosa-dosamu Sahabat. 8. Mendapat Berkah dari Doa Orang yang Berpuasa Nabi shallallahu alaihi wa sallam pernah bersabda “Ada tiga orang yang do’anya tidak ditolak Pemimpin yang adil, Orang yang berpuasa ketika dia berbuka, Do’a orang yang terdzolimi.” Pasti mau kan didoakan oleh orang yang berpuasa? Baca Juga 20 Tips Sederhana Mempersiapkan Ramadhan — Sahabat Itulah beberapa keutamaan yang bisa didapatkan dengan cara memberi makan orang berpuasa. Tentunya kita mau ya mendapatkan semua keutamaan itu. Tunggu apa lagi Sahabat, yuk siapkan sedekah terbaikmu dengan salah satu caranya adalah memberi makan orang berpuasa. Mau ya? Klik di sini jika kamu ingin memberi makan untuk berbuka puasa di pedalaman.
Gembira di hari kiamat, hal itu adalah salah satu pahala yang didapatkan oleh setiap muslim jika mereka berbagi. Nabi SAW berpesan, “Barangsiapa yang menjumpai saudaranya yang Muslim dengan memberi sesuatu yang disukainya agar dia gembira, maka Allah akan membuatnya gembira pada hari kiamat.” HR. Thabrani. Kebahagiaan di hari kiamat ini adalah impian setiap seorang muslim. Seorang muslim akan mencari pahala sebanyaknya melalui berbagi agar mendapatkan kebahagiaan di hari kiamat. Di luar bulan Ramadhan, berbagi makanan sudah menjadi ibadah yang sangat baik. Terutama berbagi makanan kepada orang-orang yang tidak dapat mendapatkan makanannya sendiri. Dalam bulan Ramadhan ini, keistimewaan berbagi makanan memiliki keutamaannya sendiri. Ditambah lagi kita membagi makanan kepada orang-orang yang berpuasa dan sedang menahan lapar. Dalam berbagi makanan di bulan puasa, tidak ada ketentuan dalam pemberiannya meskipun kita hanya memberikan air atau buah saja. Hal ini karena kita memiliki tujuan utama untuk memberikan kepada yang membutuhkan. Dalam HR Muslim, disebutkan Rasulullah berpesan kepada istrinya jika ia memasak sayur, maka perbanyak airnya agar ia dapat membagikan makanan kepada orang yang banyak meski isinya tidak seberapa. Datangnya bulan Ramadhan tentu saja akan membawa banyak keistimewaan dalam tindakan berpahala, apalagi berbagi makanan kepada yang sedang menjalankan ibadah puasa. Apa Saja Keutamaan Berbagi Makanan di Bulan Ramadhan? Ada banyak sekali keutamaan berbagi makanan di bulan Ramadhan, diantaranya Gembira di Hari Kiamat Nabi SAW berpesan, “Barangsiapa yang menjumpai saudaranya yang Muslim dengan memberi sesuatu yang disukainya agar dia gembira, maka Allah akan membuatnya gembira pada hari kiamat.” HR. Thabrani. Seorang muslim yang berbagi di luar bulan Ramadhan akan mendapatkan kebahagiaan di hari kiamat. Apalagi seorang muslim yang berbagi di bulan Ramadhan. Pahala dalam berbagi akan dilipatgandakan jika kita lakukan dalam bulan puasa. Dan kita pun akan mendapat kegembiraan di hari kiamat jika kita berbagi di bulan penuh berkah ini. Mendapat Minuman Ar-Rahiq Al-Makhtum dan Buah-Buahan di Surga “Muslim mana saja yang memberi pakaian orang Islam lain yang tidak memiliki pakaian, niscaya Allah akan memberinya pakaian dari hijaunya surga. Muslim mana saja yang memberi makan orang Islam yang kelaparan, niscaya Allah akan memberinya makanan dari buah-buahan di surga. Lalu muslim mana saja yang memberi minum orang yang kehausan, niscaya Allah akan memberinya minuman Ar-Rahiq Al-Makhtum khamr yang dilak,” HR. Abu Daud, no. 1682; Tirmidzi, no. 2449. Adapun ar-rahiq al-makhtum adalah khamr surga atau minuman surga. Ar-rahiq sendiri adalah khamr murni atau masih minuman asli, tidak bisa dipalsukan. Adapun al-makhtum yang artinya dilak atau dikunci, hanya boleh dibuka oleh tuannya. Menandakan bahwa minuman tersebut adalah minuman yang sangat istimewa. Ada juga yang mengklaim bahwa minuman tersebut mengandung minyak musk. Keistimewaan ini adalah kenikmatan yang tidak ada tandingannya. Menghapus Dosa Kita Nabi Muhammad bersabda “Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api“HR. At-Tirmidzi. Bulan yang penuh berkah ini kita harusnya gunakan untuk mengejar pahala sebanyak banyaknya. Salah satu keutamaan berbagi ini adalah penghapus dosa kita sebelumnya. Keutamaan ini tentu saja hanya kita bisa dapatkan di bulan penuh berkah ini dan kita harus berlomba lomba untuk memperbanyak berbagi agar dosa kita dapat dihapuskan oleh Allah SWT. Mendapatkan Pahala dari Orang yang Berpuasa Dari Zaid bin Khalid Al-Juhani radhiyallahu anhu, berkata Rasulullah SAW. bersabda “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” HR. Tirmidzi Jika kita membagikan makanan kepada orang yang berpuasa, kita juga senantiasa akan mendapatkan pahala puasa yang dijalankan oleh orang yang kita berikan tanpa mengurangi pahala orang itu. Dalam berbagi makanan, kita sebaiknya cari orang sebanyak banyaknya untuk diberikan. Hal ini dikarenakan semakin banyak orang yang menerima makanan dari kita, maka semakin banyak pula puasa yang mengalir dari orang orang yang berpuasa dan kita bagikan makanan. Belakangan ini, Zakat Sukses telah melakukan berbagi program “berbagi takjil Mie Ayam Goceng”. Dimana Zakat Sukses telah membagikan sebanyak kurang lebih 100 porsi takjil yang berupa satu paket porsi Mie Ayam yang merupakan produk dari program Satu RW Satu Usaha. Setelah membaca banyak sekali keuatamaan dalam berbagi di bulan Ramadhan penu berkah ini, tentu saja kalian dapat mengejar pahalanya dengan melakukan berbagi kepada orang puasa. Zakat sukses memiliki platform untuk menyalurkan donasi kalian untuk berbagi buka puasa melalui Jadi, marilah kita berlomba lomba mencari pahala di bulan puasa ini dengan berbagi kepada orang orang yang sedang berpuasa. Karena sungguh, berbagi adalah hal yang paling mulia sebagai seorang muslim dan kita dapat merasakannya di hari kiamat nanti dimana kita akan berbahagia karena pahala berbagi yang kita lakukan semasa hidup kita.
Sebagai umat muslim alangkah baiknya dapat menjadi seseorang yang bermanfaat dengan memudahkan urusan orang lain, saling membantu, memberi, dan mengasihi. Memberi untuk kebaikan merupakan sifat terpuji dan akan mendatangkan keberkahan bagi mereka yang mengasihi. Mari kita telusuri 5 lima keutamaan memberi yang akan mendatangkan pancaran kebaikan untuk jejak kita sebagai berikut, 1. Keutamaan Memberi dengan Nafkah2. Keutamaan Memberi dengan Makan3. Keutamaan Memberi dengan Nasihat4. Keutamaan Memberi dengan Salam5. Keutamaan Memberi dengan Hadiah 1. Keutamaan Memberi dengan Nafkah Dalam kehidupan berkeluarga terdapat keutamaan dalam memberi nafkah terutama suami sebagai seorang kepala keluarga yang tidak hanya sekedar menjadi pemimpin, tetapi juga sebagai tulang belakang sebuah keluarga. Baca Juga Orang-orang yang Berhak Menerima Sedekah Dari Sa’ad bin Abu Waqqash Radhiyallahu anhu, bahwa ia memberitahukan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda إِنَّكَ لَنْ تُنْفِقَ نَفَقَةً تَبْتَغِي بِهَا وَجْهَ اللَّهِ إِلَّا أُجِرْتَ عَلَيْهَا حَتَّى مَا تَجْعَلُ فِي فَمِ امْرَأَتِكَ Artinya “Sesungguhnya tidaklah engkau menafkahkan sesuatu dengan niat untuk mencari wajah Allah ridho-Nya, melainkan engkau diberi pahala karenanya, sampai pun apa yg engkau berikan ke mulut isterimu juga akan diberi pahala oleh Allah, pent.” Hadits SHOHIH. Diriwayatkan oleh imam al-Bukhari no. 1295 & Muslim no. 1628, dari Sa’ad bin Abi Waqqash radhiyallaahu anhu Allah SWT Ta’ala berfirman وَعَلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ ۚ لَا تُكَلَّفُ نَفْسٌ إِلَّا وُسْعَهَا Artinya “Dan kewajiban ayah menanggung nafkah & pakaian mereka dengan cara yang patut. Seseorang tidak dibebani lebih dari kesanggupannya.” QS. Al-Baqarah 233 Maka dengan memberikan nafkah kepada keluarga merupakan ibadah yg berpahala jika dilandasi dengan niat yg baik dan ikhlas karena mengharap ridho Allah. Niat yg baik dan ikhlas karena Allah semata dapat merubah segala aktifitas dan rutinitas. Kegiatan yang bersifat wajib mencari nafkah, ataupun yang berfisat mubah seperti makan, minum, berpakaian, tidur, dll menjadi ibadah yg berpahala 2. Keutamaan Memberi dengan Makan Tanpa kita sadari ternyata masih banyak saudara kita yang masih susah untuk mendapatkan sesuap nasi. Sebagai umat muslim mari kita ulurkan bantuan dengan mengenyangkan perut mereka agar dapat bertahan untuk kehidupannya. Terdapat keutamaan memberi makan untuk yang membutuhkan diantaranya sebagai berikut Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sesungguhnya orang terbaik diantara kalian adalah orang yg memberi makan”. HR. Ibnu Sa’ad, Al-Hakim, Ath-Thobroni Nabi Muhammad SAW bersabda, pada Hadits Riwayat Tirmidzi “Sesungguhnya di surga terdapat kamar-kamar yg mana bagian luarnya terlihat dari bagian dalam dan bagian dalamnya terlihat dari bagian luarnya.” Lantas seorang arab baduwi berdiri sambil berkata, “Bagi siapakah kamar-kamar itu diperuntukkan wahai Rasululullah?” Nabi menjawab, “Untuk orang yg berkata benar, yg memberi makan, dan yg senantiasa berpuasa dan shalat pada malam hari di waktu manusia pada tidur.” HR. Tirmidzi 1984” Nabi Muhammad SAW bersabda, pada Hadits Triwayat Thabrani “Barangsiapa yg memberi makan kpd seorang mukmin, sehingga dapat mengenyangkannya dari kelaparan, maka Allah akan memasukkannya ke dalam salah satu pintu surga yg tidak dimasuki oleh orang lain kecuali oleh orang-orang sepertinya.” HR. Thabrani Begitu banyak keberkahan dan manfaat jika kita sebagaai umat muslim dapat mengubah kelaparan mereka menjadi kenyang. Allah sangat menyayangi hamba-Nya yang memberikan makan kepada seorang mukmin. Mari kita sisihkan rezeki kita untuk dapat membantu mereka dalam berjuang mencari sesuap nasi. 3. Keutamaan Memberi dengan Nasihat Manusia tak luput dari melakukan kesalahan, sehingga membutuhkan nasihat untuk mengarahkannya ke jalan yang benar dan Allah ridhoi. Nabi Muhammad SAW, telah menyamakan seluruh agama agar memberi nasihat. Nasihat adalah kata dalam bahasa Arab yang biasanya diterjemahkan berarti ketulusan/nasihat yang tulus, tetapi sebenarnya mewujudkan semua jenis kebajikan. Sebagai orang percaya, pernyataan Nabi harus dibawa ke hati. Dalam Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim “Agama itu adalah nasihat.” Orang-orang bertanya, “Kepada siapa?” Nabi Muhammad SAW, menjawab, “Kepada Allah dan Kitab-Nya dan kepada Rasul-Nya dan kepada para pemimpin Muslim dan rakyat biasa.” [Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim]. Allah SWT berfirman dalam Al Qur’an {وَالْعَصْرِ 1 إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ 2 إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ 3} [العصر 1-3] Artinya “Demi masa, sesungguhnya seluruh manusia itu berada dalam kerugian. Kecuali mereka yang beriman, dan beramal shalih, dan saling menasihati dalam kebenaran, dan saling menasihati dalam kesabaran.” Al Ashr 1-3. An-Nawawi rahimahullah berkata فَمَعْنَاهُ طَلَبَ مِنْك النَّصِيحَة ، فَعَلَيْك أَنْ تَنْصَحهُ ، وَلَا تُدَاهِنهُ ، وَلَا تَغُشّهُ ، وَلَا تُمْسِك عَنْ بَيَان النَّصِيحَة “Maknanya -apabila- dia meminta nasehat darimu, maka wajib bagimu untuk menasehatinya, jangan hanya mencari muka di hadapannya, jangan pula menipunya, dan janganlah kamu menahan diri untuk menerangkan nasehat –kepadanya-.” Syarh Muslim [7/295] asy-Syamilah Mengingatkan akan kebaikan berarti mengajak saudara kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Terkadang nasihat merupakan senjata atau obat bagi diri kita, namun akan mendatangkan kebaikan dan keberkahan bagi yang dapat mengilhaminya. Nasihat merupakan pilar ajaran islam, alangkah baiknya jadilah umat muslim yang senantiasa mewarnai relung saudaranya dengan berjuta kebaikan. 4. Keutamaan Memberi dengan Salam Memberikan salam adalah salah satu adab istimewa dalam kehidupan masyarakat muslim dan merupakan perbuatan terpuji. Mengucapkan salam terutama saat bertemu, berpapasan/bertamu bukan hanya menjadi sebuah tradisi semata namun juga bisa menjadikan pribadi lebih baik. Nabi Muhammad SAW memberikan perhatian yang besar kepada amalan salam. Beliau juga selalu senantiasa memberikan motivasi dan mempraktekannya dalam kehidupan sehari-sehari. Dikutip dari Hadits Riwayat Bukhari “Apabila Rasulullah mendatangi suatu kaum, maka beliau mengucapkan salam kepada mereka sebanyak tiga kali” HR-Bukhari Dikutip dari Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim “Islam yang baik adalah memberi makan, mengucapkan salam kepada orang yang dikenal maupun tidak dikenal” HR-Bukhari-Muslim Nabi Muhammad SAW telah mengatur kaidah dalam menebarkan salam dalam banyak haditsnya. Dikarenakan hal tersebut, maka beberapa ahli hadits meletakannya dalam satu bab khusus yaitu Bab Salam. Allah SWT juga telah mengatur tentang adab salam terutama saat akan bertamu di kediaman seseorang. Dalam surat An-Nur Ayat 27, Allah SWT berfirman يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَدْخُلُوا بُيُوتًا غَيْرَ بُيُوتِكُمْ حَتَّىٰ تَسْتَأْنِسُوا وَتُسَلِّمُوا عَلَىٰ أَهْلِهَا ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ Artinya “Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian memasuki rumah-rumah yang bukan rumah kalian sebelum kalian meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya.” QS. An-Nur 27 Banyak keberkahan yang akan terpancar dalam kehidupan umat muslim jika senantiasa memberikan salam. Keutamaannya yaitu salam merupakan salah satu jalan mendapatkan pahala yang berlimpah. Salam mampu menyebarkan rasa cinta dan kasih sayang antar sesama umat muslim. Salam juga merupakan cara mencapai kesempurnaan iman. 5. Keutamaan Memberi dengan Hadiah Jika ada seseorang yang memberikan hadiah kepada saudaranya, pasti hati yang menerimanya akan merasa senang dan bahagia. Dengan menyenangkan hati sesama muslim, maka Allah akan memberikan keberkahan untuk yang memberikannya. Saling memberikan hadiah yang dianjurkan oleh Islam akan menumbuhkan rasa kasih sayang di antara manusia dan menyatukan hati mereka. Maka akan menciptakan satu kebiasaan yang mulia, yaitu saling tolong menolong. Allah SWT berfirman dalam Al-Quran “Tolong-menolonglah kamu sekalian dalam kebaikan dan taqwa. Dan janganlah tolong menolong dalam dosa dan pelanggaran.” QS Al Maidah 2 Dari Aisyah radhiyallahu anha, beliau mengatakan كان رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ يَقْبَلُ الهديَّةَ ويُثِيبُ عليها Artinya “Rasulullah shallallhu alaihi wasallam biasa menerima hadiah dan membalasnya.” HR Al Bukhari 2585 Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallhu alaihi wasallam bersabda تَهادُوا تَحابُّوا Artinya “Saling memberi hadiahlah kalian; niscaya kalian akan saling mencintai.” -HASAN- Shahih Al Adab Al Mufrad, 462 HR. Al Bukhari Al Adab, 594 dan Abu Ya’la 6148 Marilah menjadi umat muslim uang memiliki kecintaan dalam pertalian Islam dengan saling memberi hadiah untuk kebaikan. Kecintaan yang akan melahirkan munculnya semangat gotong-royong dalam kebaikan serta hilangnya benih-benih kebencian di antara umat Islam. Baca Juga Makna Hijrah sebagai Seorang Muslim Tangan diatas lebih baik daripada tangan dibawah. Mari ulurkan tangan kita dan sisihkan sebagian rezeki untuk yang lebih membutuhkan. Bukan hanya materi, namun dengan memberi berupa mengingatkan akan kebaikan dan menasihati sesama muslim haruslah dapat teimplementasi. Tebarlah kebaikan sekecil apapun, kelak Allah akan menyelimutimu dengan kejutan yang tak terduga-duga . Glenzi Fizulmi